BOLTIM – Anggota DPRD Kabupaten Boltim Alambri Matiala menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur (Polres Boltim) mengamankan sejumlah pemuda diduga pelaku pamer dengan senjata tajam yang viral di media sosial.
Aksi tidak terpuji tersebut menuai kecaman luas dari sejumlah kalangan masyarakat. Pasalnya, tindakan seperti premanisme tersebut dinilai sangat meresahkan dan mengancam rasa aman masyarakat yang ada di Kabupaten Boltim.
Menurut politisi Partai Nasdem Alambri Matiala, langkah cepat Kapolres Boltim AKBP Gorfried Hasiholan Pakpahan memerintahkan personel segera mengamankan para pemuda yang melakukan aksi tidak terpuji dengan senjata tajam ditangan patut diapresiasi. Publik menilai tindakan resprentif terukur oleh aparat kepolisian sudah tepat dalam mengamalkan para pelaku dengan senjata tajam.
” Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak Polres Boltim yang dinilai responsif dalam menerima laporan masyarakat dan bergerak cepat mengamankan para anak muda tersebut,” ujar Alambri, Senin (29/6/2026).
Kami berharap kepolisian tetap selalu hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga diwilayah hukum Polres Boltim. Hal ini sebagai bukti komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan efek jera kepada pelaku kriminalitas jalanan dan aksi premanisme.
” Para pelaku harus di proses sesuai hukum yang berlaku agar ada efek jera.Kami berharap aksi mereka tersebut tidak patut di contoh oleh generasi muda yang ada di Kabupaten Boltim,” ungkapnya
Sementara itu, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan,.S.H,.M.Si,. menyampaikan jika pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum terhadap segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Mengenai aksi sejumlah anak muda di desa Motongkad yang sempat viral di media sosial, pihak kepolisian telah mengamankan para anak muda tersebut.
Kapolres Boltim menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan adanya postingan – postingan di media sosial yang membuat gaduh , seperti yang terjadi di Desa Motongkad.
Mantan anggota Densus 88 Mabes Polri ini berharap, generasi muda sebaiknya menjauhi segala bentuk kenakalan remaja dan bijak dalam menggunakan media sosial. Pemuda diharapkan mampu menyalurkan energi secara produktif, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang disiplin dan taat hukum. Hindari minum minuman keras serta obat obat terlarang.
“Mari tetap sama – sama kita awasi anak – anak kita. Mari sama – sama kita jaga kamtibmas. Untuk generasi muda, lakukanlah hal hal yang positif ketika berinteraksi dengan lingkungan masyarakat, jauhi hal hal yang berpotensi melanggar hukum berakibat merusak masa depan,” himbau Kapolres Boltim AKBP Gorfried Hasiholan Pakpahan. (***)
