MINUT – Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas aksi heroik Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol. Awi Setiyono bersama Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menolong warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas di pinggir jalan menuju Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu, 18 Juli 2026.
Aksi tanggap darurat ini dilakukan di tengah perjalanan tur bersama komunitas Police Vespa Group,
Melihat seorang pengendara terjatuh, rombongan petinggi Polda Sulut ini langsung menghentikan kendaraan mereka.
Wakapolda dan Kapolres Boltim turun tangan memeriksa kondisi fisik korban secara langsung di lokasi kejadian.
Petugas memberikan pertolongan pertama guna memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang layak.
Langkah cepat ini menarik perhatian sekaligus mendapat apresiasi dari warga setempat yang berada di area kecelakaan.
Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono menegaskan bahwa tugas melayani dan melindungi masyarakat berlaku kapan saja dan di mana saja.
Menurutnya, kehadiran polisi di jalan raya harus membawa manfaat langsung, terutama saat melihat warga yang membutuhkan bantuan darurat.
Kapolres Boltim Golfried Hasiholan Pakpahan menambahkan bahwa tindakan ini merupakan bukti nyata kepedulian jajaran Polri.
Pihaknya ingin kehadiran polisi di tengah masyarakat dapat dirasakan manfaatnya secara langsung, bukan hanya saat bertugas di kantor.
Setelah memastikan kondisi korban dalam keadaan aman dan mendapat penanganan yang tepat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Minahasa Utara.
Aksi spontan ini diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
” Kami mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Wakapolda Sulut, Kapolres Boltim beserta rombongan. Ini adalah cerminan dari semangat Polisi baik, di mana setiap anggota Polri harus peka, sigap, dan hadir memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat,” ujar salah satu warga yang kebetulan melintas di jalur tersebut.
Ditambahkan bahwa tindakan tersebut sejalan dengan komitmen dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
” Tindakan sigap ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat kemanusiaan,” tandasnya. (***)
