Ranifa Decor

Leg II Semi Final TCL, ZM FC Bolsel Vs Burako Alason FC Duel Seru Menuju Final

0

KOTAMOBAGU – Partai seru berebut tiket final mulai terasa di Lapangan Nunuk Matali. Seluruh mata pecinta sepak bola Bolaang Mongondow Raya akan tertuju pada laga leg kedua semifinal Totabuan Champions League (TCL) 2026 yang mempertemukan ZM FC Bolsel menghadapi Burako Alason, Selasa (4/8/2026) sore.

Laga ini dipastikan menjadi pertarungan hidup mati. Setelah menyuguhkan drama enam gol pada leg pertama yang berakhir imbang 3-3, kedua tim kini hanya memiliki satu misi: menang dan mengamankan tiket menuju partai puncak.

Tak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan. Regulasi semifinal TCL 2026 tidak mengenal aturan gol tandang. Pemenang akan ditentukan dari hasil dua leg, dan apabila agregat tetap imbang, pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti tanpa melalui perpanjangan waktu.

Di kubu ZM FC Bolsel, optimisme tengah membumbung tinggi. Manajer tim, Zulkifli Mundok, memastikan timnya akan tampil dengan kekuatan yang lebih lengkap. Setelah sebelumnya menghadirkan striker asing Ebuka Vincent, kini ZM FC kembali mendapat tambahan tenaga baru dengan bergabungnya gelandang asal Mali, Seydou Diakite.

Kehadiran Diakite diyakini akan menambah keseimbangan permainan sekaligus memberikan variasi serangan bagi ZM FC. Kombinasi Diakite dan Ebuka diharapkan mampu menjadi pembeda dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat.

“Persiapan tim berjalan baik. Tambahan pemain tentu menjadi kekuatan bagi kami. Kami datang dengan target meraih kemenangan dan membawa ZM FC ke final,” ujar Zulkifli.

Namun, Burako Alason bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Presiden Klub Burako Alason, Nurbaya Supit, menegaskan timnya datang dengan semangat tinggi untuk mengakhiri perjuangan di semifinal dengan hasil maksimal.

Menurutnya, seluruh elemen tim siap memberikan penampilan terbaik demi menjaga peluang meraih gelar juara TCL 2026.

Sementara itu, Pelatih Burako Alason, Firman Usman, mengaku telah menyiapkan strategi khusus menghadapi kekuatan baru ZM FC. Ia menaruh kepercayaan besar kepada materi pemain yang dimilikinya, terutama para pemain senior yang telah kenyang pengalaman tampil di laga-laga besar.

“Kami menghormati kekuatan lawan, tetapi kami juga memiliki pemain-pemain berpengalaman yang siap menghadapi tekanan pertandingan seperti ini. Mental dan pengalaman akan menjadi modal penting,” kata Firman.

Pertemuan pertama membuktikan kualitas kedua tim nyaris seimbang. Burako Alason tampil agresif, sementara ZM FC Bolsel menunjukkan organisasi permainan yang solid dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

Drama gol hingga menit-menit akhir menjadi bukti bahwa duel dua tim ini sulit diprediksi. Kini, pertanyaan besarnya adalah: apakah amunisi baru ZM FC Bolsel mampu membawa mereka menembus final, atau justru pengalaman para pemain Burako Alason yang akan berbicara?

Jawabannya akan tersaji pada Selasa sore di Lapangan Nunuk Matali, dalam sebuah laga yang dipastikan berlangsung panas, sarat gengsi, dan berpotensi kembali menghadirkan drama hingga peluit akhir dibunyikan. (“”*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.