Ranifa Decor

Polres Kotamobagu Luruskan Informasi Tidak Ditahannya Dump Truk Kuning 

0

‎KOTAMOBAGU — Temuan kendaraan yang diduga berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi jenis solar di Kota Kotamobagu kini mulai ditindaklanjuti aparat kepolisian.

‎Polres Kotamobagu memastikan satu unit truk berwarna merah yang mengangkut tandon berisi sekitar 500 liter solar telah diamankan bersama barang buktinya.

‎Kapolres Kotamobagu melalui Kasi Humas Polres Kotamobagu, AKP Joko Setiono, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti temuan Forkopimda Kota Kotamobagu. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

‎“Polres Kotamobagu sudah menindaklanjuti temuan Forkopimda Kota Kotamobagu. Kendaraan itu saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan sudah tahap pemeriksaan saksi-saksi. Truk merah saat ini sudah diamankan di Polres Kotamobagu bersama barang buktinya,” kata Joko.

‎Menurutnya, proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap lebih jauh asal-usul BBM yang diangkut serta dugaan pelanggaran yang terjadi.

‎Di tengah proses tersebut, muncul pula isu yang beredar di masyarakat maupun media sosial mengenai truk berwarna kuning yang disebut-sebut hilang setelah ditemukan di lokasi SPBU.

‎Polres Kotamobagu pun meluruskan informasi tersebut.

‎Joko menegaskan, kendaraan yang diamankan oleh pihak kepolisian hanya truk merah, sedangkan truk kuning tidak turut diamankan karena kondisi kendaraan saat ditemukan berbeda.

‎“Yang diamankan hanya truk merah yang mengangkut tandon yang berisi kurang lebih 500 liter solar,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, ketika truk kuning ditemukan di SPBU, sopir kendaraan tersebut tidak berada di lokasi. Selain itu, jeriken yang berada di kendaraan dalam kondisi kosong.

‎“Terkait truk kuning, saat ditemukan di SPBU, sopirnya tidak ada di tempat dan posisi jeriken yang diangkutnya kosong, sehingga yang diamankan hanya truk merah,” jelasnya.

‎Polres Kotamobagu memastikan penanganan temuan tersebut masih terus berjalan. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui secara utuh rangkaian aktivitas kendaraan dan BBM tersebut.

‎Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait isu kendaraan yang disebut hilang, sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. (***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.