Ranifa Decor

Diduga Kebal Hukum, Warga Minta Polres Boltim Tertibkan PETI Mintu‎

0

‎BOLTIM – Warga meminta Polres Boltim menertibkan Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Mintu, Desa Atoga, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim),

‎Pasalnya, lokasi yang sebelumnya telah ditertibkan aparat dan dipasangi police line diduga Kebal hukum dan kini dikabarkan kembali menunjukkan aktivitas.

Informasi tersebut bahkan memunculkan dugaan adanya pihak atau pengelola baru yang mencoba menghidupkan kembali aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.

‎Kondisi ini sontak menimbulkan keresahan sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.

Warga mempertanyakan efektivitas pengawasan setelah kawasan PETI Mintu sebelumnya menjadi sasaran penertiban oleh Polres Boltim.

” Kami meminta pihak Polres Boltim agar segera menertibkan Aktivitas PETI di Mintu,” tegas tokoh masyarakat Motongkad, Adb Muhdar Mokoagow.

Menurut mantan Camat Motongkad, jika aktifitas PETI di Mintu tidak di tertibkan, akan berdampak pada kerusakan lingkungan, berpotensi banjir bandang yang nantinya akan membahayakan masyarakat desa Motongkad bersatu.

‎Sebelumnya, penertiban di PETI Mintu dilakukan pada 7 Juli 2026. Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Boltim, IPTU Jerry Andriansyah Tambunan, Aparat memasang police line dan menutup lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan tanpa izin.

‎Dalam penertiban itu, petugas juga disebut menemukan serta mengamankan dua unit dump truck berwarna kuning dan sejumlah fasilitas berupa bak pengolahan yang tengah dipersiapkan di lokasi.

‎Namun, pascapenertiban, kembali berkembang informasi mengenai dugaan aktivitas di kawasan tersebut.

Hal ini memunculkan dugaan bahwa aktivitas PETI di Mintu bukan benar-benar berhenti, melainkan diduga berganti pihak yang mengelola.

‎Sebelumnya, nama oknum berinisial KN disebut-sebut dalam informasi masyarakat sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan pengelolaan lokasi tersebut.

Setelah dilakukan penertiban, berkembang pula informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak lain yang disebut-sebut mengambil alih aktivitas di kawasan itu.

‎Salah satu nama yang turut muncul dalam informasi masyarakat yakni oknum berinisial TP.

‎Hingga berita ini diterbitkan, dugaan munculnya aktivitas baru di kawasan PETI Mintu masih memerlukan verifikasi dan penjelasan resmi dari pihak berwenang. (***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.