Ranifa Decor

Jaga Persaudaraan, Alambri Matiala : Pilsang Bukan Ajang Memutus Hubungan Silaturahmi

0

BOLTIM – Jelang Pemilihan Sangadi (Pilsang) di 81 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Anggota DPRD Alambri Matiala mengajak masyarakat tetap menjaga hubungan silaturahmi guna menghindari adanya perpecahan.

Menurut Alambri, dengan ditetapkannya Perda pedoman terkait pelaksanaan Pilsang, merupakan payung hukum resmi untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan secara tertib, transparan, demokratis, berkeadilan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

” Alhamdulillah, kita bersyukur karena Penetapan Perda tentang Pedoman Pemilihan Sangadi oleh DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur telah terwujud, ini menjadi landasan penting bagi pelaksanaan Pilsang,” ujar Alambri.

Selain itu Alambri menegaskan, meski Perda Pilsang telah ditetapkan, kita tidak berhenti pada penetapan aturan. Justru, pelaksanaannya harus kita kawal bersama. ” Pilsang bukan sekedar memilih Sangadi. Akan tetapi, menjaga pelaksanaan berjalan adil dan aman, dengan tetap menjaga hubungan silaturrahmi sesama masyarakat, ” harap Papa Mita sapaan akrab Alambri.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Alambri memandang ada beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian kita bersama.

Pertama, pelaksanaan Pilsang sesuai aturan dan setiap tahapan harus berjalan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Kedua, keterbukaan informasi dan status desa peserta, persyaratan, dan jadwal resmi setiap tahapan harus jelas serta dapat diakses masyarakat.

Ketiga, perlakuan yang adil serta setiap calon berhak memperoleh proses yang setara, tanpa perlakuan istimewa yang bertentangan dengan aturan.

Keempat, pencegahan konflik akibat perbedaan pilihan jangan sampai merusak hubungan kekeluargaan dan persaudaraan antara warga.

Karena itu, status dan jadwal resmi setiap desa perlu diperiksa berdasarkan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang belum terverifikasi jangan sampai menimbulkan kebingungan atau memicu persoalan di tengah masyarakat.

Alambri menambahkan, keberhasilan Pilsang bukan hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih menjadi Sangadi, tetapi juga oleh kualitas proses yang dilalui, apakah berlangsung secara tertib, adil, transparan, dan dapat diterima masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku.

” Aturan harus ditegakkan. Pengawasan harus dijalankan. Persaudaraan harus tetap dijaga. Jangan karena berada pilihan, sampai memutus hubungan persaudaraan, serta silaturahmi,” ungkapnya.

Alambri mengajak, mari kita kawal Pilsang Boltim agar menjadi bagian dari penguatan demokrasi desa dan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Demokrasi boleh berbeda pilihan, tetapi persaudaraan jangan sampai hilang. (***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.