Ranifa Decor

Polres Kotamobagu Amankan Situasi di Upai, Pontoh Himbau Warga Tidak Main Hakim Sendiri

0

KOTAMOBAGU – Polres Kotamobagu turun langsung mengamankan situasi di Desa Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, sempat memanas pada Kamis (24/9/2026) dini hari sekira pukul 01.00 WITA

‎Puluhan pemuda dari Desa Popo diduga datang dan membuat keributan hingga memunculkan kekhawatiran terjadinya bentrokan dengan warga setempat.

‎Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, S.I.P., M.A.P., memimpin langsung penanganan di lokasi. Ia didampingi Kabag Ops AKP Rusdin Zima, Kapolsek Kotamobagu Utara Ipda Magenda Dimas Andrianto, S.Tr.K., M.H., bersama personel jajaran dan Tim Unit Reaksi Cepat (URC).

‎Begitu menerima laporan masyarakat mengenai adanya sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan penyerangan, personel kepolisian langsung bergerak menuju Desa Upai.

‎Kehadiran polisi secara cepat berhasil mencegah situasi berkembang menjadi bentrokan antara kelompok pemuda dari Desa Popo dengan warga Desa Upai.

‎“Ada sekitar lima puluh orang anak muda dari Desa Popo yang datang membuat keributan di Desa Upai. Namun telah berhasil diamankan. Situasi saat ini telah aman dan kondusif,” ujar Romel Pontoh.

‎Romel mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait pemicu kejadian tersebut. Personel juga tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan susulan.

‎Informasi awal yang diperoleh menyebutkan, persoalan tersebut diduga bermula dari ketersinggungan di media sosial. Situasi kemudian berkembang setelah sejumlah pemuda diduga mengonsumsi minuman keras hingga berujung pada aksi mendatangi Desa Upai.

‎Wakapolres menegaskan, masyarakat tidak boleh mengambil tindakan sendiri ketika terjadi persoalan.

‎Ia mengimbau masyarakat agar setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditangani secara cepat dan terukur.

‎“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Kalau ada persoalan, serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditangani sesuai ketentuan,” tegasnya.

‎Romel juga mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk tidak mengonsumsi minuman keras karena dapat memicu terjadinya tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

‎Sementara itu, Kapolsek Kotamobagu Utara Ipda Magenda Dimas Andrianto, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya bersama jajaran akan terus melakukan pemantauan di wilayah hukum Polsek Kotamobagu Utara.

‎“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terpancing oleh informasi maupun persoalan yang beredar di media sosial. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang merugikan banyak pihak,” ujar Magenda.

‎Ia menambahkan, apabila masyarakat menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sebelum situasi berkembang.

‎“Yang paling penting adalah menjaga keamanan bersama. Kami akan terus melakukan pemantauan dan patroli untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

‎Hingga Kamis pagi, situasi di Desa Upai dilaporkan telah kembali aman dan kondusif. Personel kepolisian masih melakukan pengamanan dan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan susulan. (***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.