Polisi Lakukan Olah TKP di Jalan Zakaria Imban, CV Dua Putra Akui Lalai

0

KOTAMOBAGU—Kasus kecelakaan maut yang menewaskan dua orang pengendara motor di proyek Hotmix jalan Zakaria Imban Desa Poyowa Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (12/5/2026), terus didalami Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kotamobagu.

Bahkan, dibawah langsung pimpinan Kasat Lantas Polres Kotamobagu AKP Luster Simajuntak, kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan kasus tersebut, Selasa (20/5/2026).

“Hari ini kita kembali lakukan penyelidikan di TKP untuk kepentingan proses hukum,” kata Kasat.

Menariknya dalam olah TKP, Gusti Putra mewakili pihak CV Dua Putra selaku kontraktor pelaksana, telah mengakui bahwa pada waktu pekerjaan dimulai tidak memasang rambu-rambu pemberitahuan pekerjaan proyek, hingga diduga menjadi penyebab terjadi kecelakaan tunggal pengendara motor sampai meninggal dunia.

“Memang kami tidak memasang rambu-rambu pemberitahuan, karena kami mengira hal itu tidak terlalu penting dan diluar dugaan kami kecelakaan ini bisa terjadi,” ungkap pengawas proyek Gusti Putra.

Lebih menariknya lagi, pekerjaan proyek Hotmix terus berlanjut meski sudah ada pemberitahuan dari pihak kepolisian agar menghentikan sementara pekerjaan karena masih dalam proses penyelidikan kasus telah hilangnya dua nyawa akibat kecelakaan yang diduga disebabkan oleh ada kelalaian dalam pekerjaan proyek tersebut.

Seperti dalam pemberitaan media ini sebelumnya proyek Hotmix yang sementara dikerjakan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas PUPR itu diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan maut yang merenggut nyawa pengendara motor pada Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DB 2911 DS yang dikendarai lelaki berinisial RL dan berboncengan dengan perempuan DT.

Keduanya diketahui melaju dari arah Desa Kopandakan I menuju Kelurahan Molinow. Namun saat melintas di Jalan Zakaria Imban, tepatnya di area pekerjaan proyek Hotmix, motor yang dikendarai RL tiba-tiba tergelincir hingga menyebabkan kecelakaan tunggal.

Diduga kondisi jalan proyek yang sementara dalam pengerjaan menjadi faktor pemicu insiden naas tersebut.

Akibat kecelakaan itu, RL meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara DS mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun dari informasi DS telah meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu Kelurahan Pobundayan. (***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.