Ranifa Decor

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik Turunkan Personel Awasi Distribusi BBM  ‎

0

‎KOTAMOBAGU – Aduan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM jenis Pertalite langsung mendapat respons cepat dari jajaran Polres Kotamobagu.

‎Tim Pantera Presisi bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110, Rabu (2/9/2026).

‎Mendapat informasi tersebut, personel langsung mendatangi sejumlah lokasi SPBU yang berada di wilayah hukum Polres Kotamobagu.

‎Tim kemudian melakukan pengecekan situasi sekaligus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan penyebab terjadinya antrean panjang kendaraan.

‎Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa antrean kendaraan terjadi seiring adanya pengurangan kuota BBM jenis Pertalite dari pusat.

‎Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya antrean masyarakat di sejumlah SPBU yang masih menyediakan Pertalite. Meski demikian, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif.

‎Polisi juga memastikan antrean kendaraan tidak sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan, pihaknya langsung merespons setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan distribusi BBM dan berpotensi menimbulkan keresahan.

‎“Dari hasil pantauan di lapangan, adanya pengurangan kuota BBM jenis Pertalite di wilayah Kotamobagu memang memicu antrean panjang di lima SPBU yang ada di Kotamobagu,” ujar Abdul Kholik.

‎Menurutnya, kepolisian bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan proses penyaluran BBM tetap berjalan tertib dan tidak terjadi penyalahgunaan.

‎“Kami akan terus melakukan monitoring dan pengawasan di lapangan. Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan dalam penyaluran BBM, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

‎Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi di tengah keterbatasan kuota BBM.

‎“Yang paling penting adalah masyarakat tetap tertib saat mengantre dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun kelancaran lalu lintas,” tambahnya.

‎Gerak cepat Tim Pantera Presisi dan URC ini sekaligus menjadi bentuk respons Polres Kotamobagu terhadap setiap informasi maupun keluhan masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar dan pelayanan publik.

‎Polres Kotamobagu menegaskan akan terus melakukan pengawasan di sejumlah SPBU untuk memastikan distribusi BBM berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan. (***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.